Artikel Populer

My Twitter Timeline

Selasa, 25 Oktober 2011

Catatan PKK dipagi yang suram

Oke kali ini postingan tentang acara kampus lagi. Kali ini kampus ngadain acara PKK (Pengenalan Kawasan Kampus) bukan (Pengenalan Kakak-Kakak kampus). Ini mungkin acara PKK yang terakhir gue ikutin sebagai mahasiswa karna ya terhitung untuk tahun depan mungkin sudah sarjana S1, amin. Untuk PKK kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, gue yang biasanya ditunjuk jadi seksi perlengkapan kali ini melawan arus menjadi seksi acara. Untuk bagian ini gue mungkin sudah mempunyai beberapa pengalaman, diantaranya seksi acara untuk ulang tahun keponakan-keponakan gue, acara tahlilan dirumah sepupu dan acara makan-makan dirumah nenek (oke gak ada nyambung-nyambungnya semua).

Diseksi acara gue ditemenin beberapa teman diantaranya ada Ilham, Dikky, Neng astri, dan siapa lagi ya gue lupa deh. Akhirnya sebelum 1 hari tiba kita semua para panitia berkumpul untuk ngomongin konsep acara besok dan gladi resik untuk upacara besok.  


Dari sabtu siang gue dikampus untuk stand by dan malam harinya panitia pun harus latihan upacara untuk besok. Saat gladik resik tiba-tiba ada suatu keputusan yang cukup mencengangkan, tiba-tiba gue disuruh yang jadi ngomong. “KEPADA PEMIMPIN UPACARA, HORMAAAAT!!!!, GERAK”. oke, gila, bombasti abis menurut gue, ini suatu tanggung jawab besar. Karna menurut gue, walau cuma bilang KPUHG (KEPADA PEMIMPIN UPACARA HORMAAAAT GERAK) ini sangat berarti. Coba bayangin, kalau nggak ada yang ngomong KPUHG, pasti upacara hancur, berantakan, dan gak berjalan Hikmat. Seeep gue merasa ikut andil dalam upacara ini, rasanya tuh kaya pemeran penjual batagor difilm FTV yang kalau nggak ada gue pasangan di FTV nya nggak akan pernah ketemu beli batagor terus kenalan lalu bahagia. Siap-siaplah gue dengan suara terbagus kaya waktu lagi nyanyi di Inul vista. Namun apa yang terjadi?? tiba-tiba ada 1 dosen yang gantiin gue dengan orang lain. Sumpaaaah, gue sakit hati, gue tercengan, gue bengong tak berdaya. Rasanya tuh seperti lu sudah dipilih seseorang tapi tiba-tiba digantikan tanpa ada kesempatan 1 kali pun. Tiba-tiba malam itu menjadi suram buat gue. Akhirnya dengan berat hati harus kembali kebarisan. Gue diam merenung, apa kesalahan saya?? apa dia tidak percaya dengan suara saya?? apa saya harus meyakinkan dosen itu kalau saya pernah berturut-turut 3 kali dapat nilai skor 98 di Inul Vista?? huuufffh, akhirnya gue mencoba menerima keadaaan ini. Gue kembali kebarisan,  termenung menatap bintang-bintang dilangit malam itu dengan mata nanar dan sedih. Diantara kesedihan itu tiba-tiba ada tangan yang memegang pundak gue, lalu terdengar suara bisikan dari sebelah kanan gue… dia berkata … “gue ngerti kok ril perasaan lu sekarang ini gimana….” . suara itu begitu pelan dan mendesis terdengar didaun telinga gue. Didalam pikiran gue, suara siapakah ini?? apa bidadari yang mencoba menghibur kesedihan hati??.. Akhirnya gue menengok kesamping kanan  dan yang terlihat adalah teman gue.. yaitu Ilham.  Dia menatap dengan mata penuh pengertian.. tapi akhirnya gue mikir, kenapa suasananya malah jadi mirip sinetron “Homo yang tertukar”??.  AAAARRRGGGGGHH siaaal kenapa jadi harus dia yang ngertiin. Akhirnya gue menjawab, “makasih ham, lu mang temen 1 seksi acara yang ngertiin gue banget”. Oke obrolan jadi terasa suram dimalam itu. Setelah gladik resik gue pulang kerumah dan berdoa, semoga besok upacara berjalan lancar dan ilham gak disamping barisan gue, amin.

Ilham, Your are so guy mamen

Sebelum tidur gue nyiapin alarm di HP dan ditaruh disamping badan gue dengan suara yang agak kenceng, karna biasanya dulu ada yang sering bangungin kalau ada acara kampus kaya gini dan sekarang nggak
Smile
gue tidur dengan damai dan berharap bangun dijam yang tepat. Namun awal dari malapetaka terjadi dari pagi. Gue mimpi nggak enak, mimpi tentang masa lalu dan ditengah mimpi terbangun dari suara bokap.. “rill rill, bangun udah jam 6 kurang 15 nih… shalat subuh dulu giiihh”, bokap dengan suara penuh pengertian..
Gue, “HAAAAAAAH??? jam 6 kurang 15????” yaaaaaaaaaaaaah!!!!!!
pas gue cari HP, ternyata tertindih sama badan gue sambil bunyi alerm gede banget. ARRRRRRGGGGH pantes gak kedengaran HP nya ketindihan sapi sih.
langusung pagi-pagi jadi rame banget dirumah, gue langsung lompat dari kasur terus lari-larian kekamar mandi (lompatnya gak pakai salto).

Setelah mandi gue langsung shalat subuh  dan langsung berpakaian selayaknya mahasiswa biasa. Tetep sambil lari-larian dari ruang tamu kekamar ngambil dasi dan almamater dengan kondisi  badan ditutupi oleh handuk saja (jangan bayangin sumpah). Setelah bolak-balik gak jelas dirumah buat cari baju dan perlengkapan akhirnya gue berangkat. Tapi ada satu peringatan dari kampus, diusahakan jangan membawa motor dihari itu. OOhh damm, akhirnya dengan terpaksa sekali gue ngusik beruang lagi tidur (dibaca kakak). Dengan kondisi setengah sadar lansung naik ketas motor dan bersiap nganter. Akhirnya setelah siap semua gue pun berpamit selayaknya anak yang berbakti pada orang tua *sambil nyetel lagi OOhh ibu dan ayah selamat pagi, ku pergi sekolah sampaikan nanti”.
Dijalanan gue ngomong, “Bang 15 menit sampai kampus ya, dengan kecepatan semampu lu”, gue memohon
abang  gue .. *dieeem aja”… yaaah masih ngantuk nih orang kayanya…

Diatas motor gue ribet sendiri, dasi yang belum tersimpul gue taruh dileher dan tangan gue bergerak cepat SMS ilham cuma kasih tau kalau gue telat.  Setelah SMS gue lanjut mau pakai dasi lagi, tapi ternyata apa yang didapat. “DASI GUEE ILAAANG!!!!!”, gue langsung panik sambil teriak-teriak. KEMANAA!!! KEMANA!!! KEMANA!!!! dasi gue??? ARRRRRRGGGGH tambah parah keadaannya.
1. Gue Bangun Kesiangan dan alhasil telat
2. Dasi gue ilang entah kemana, mungkin jatuh tadi dijalan.
3. Gue Belom sarapan sama sekali (penting)

Seperjalanan ke kampus gue bengong dan merenung.. “OOOOOHH Kenapa jadi berantakan begini rencana gue?????”, down sendiri jadinya….

Benar akhirnya predisksi gue, sampai dikampus acara sudah dimulai. Sampai sana langsung masuk barisan dan baris sesuai banjar. Dan untungnya Ilham gak disamping barisan gue *Yes doa gue terkabul*.

Setelah Upacara semua panita sibuk dengan task job nya masing-masing. Pada kesempatan ini gue yang handle acara di Gedung B. Oke, tadi pagi gue ngerasa down banget dan gagal. Akhirnya gue ngomong kehati gue. “Oke, hari ini belum berakhir.. gue harus lakuin terbaik sampai akhir”. *tiba-tiba semangat muncul*.

Acara diawal itu adalah pengenalan Panitia dan HIMMA. Dan YAAAP, di sesi acara inilah biasanya para kakak-kakak mentor beraksi. Mereka mencari.. mencari dan terus mencari adek-adek kelas yang bisa dipacari. Mereka semua akan berusaha memaksakan diri mereka menjadi ganteng, walau akhirnya GAGAL. Dan untuk kali ini, gue benar-benar nggak terlalu bersemangat dan niat seperti tahun-tahun lalu sebelumnya.  This time i just want alone, and introspecting my self after break relantionship.

Teman-teman gue dah punya cara sendiri buat deketin adek kelasnya, dari yang sok-sok nyuruh nulis adek semester nulis nama, nomor hp plus alamatnya, ada yang minta foto-foto bareng dengan alasan dokumentasi, dan lain-lain. Ya begitulah cinta…  Semoga mereka semua mendapatkan yang terbaik untuk mereka.

Acara demi acara berlanjut, dan alhamdulillah berjalan baik walau tidak semuanya sesuai rencana. Tapi overall buat gue, nggak absurd dan berantakan-berantakan banget sih. Ya habis mau dibilang apa, Acara kampus begitu padat dan panitia semuanya adalah superman dan wonder woman, Pagi kerja dan malam kuliah. Hanya nggak bisa konsisten sama kondisi tubuh masing-masing sih kalau gue bilang. Oh iya, foto-foto acara kemarin gue juga dapat walau nggak terlalu banyak sih yang gue dapat. CEKIDOT!!!!!!
DSC01746
Senangnya mendapat sembako

DSC01751

DSC01755
Bergayalah sebelum memfoto

DSC01758
Cepiritlah pada tempatnya

DSC01759
Bagus menemukan pria idamannya..

DSC01760
Tertidur bersama cinta

DSC01763
Mayat anak kecil, akibat salah pergaulan

DSC01765
Gantengan pel’an daripada yang megang

DSC01766
Paparaji, mencari berita disudut desa

DSC01767
bersamaa sahabat sejati Smile

menangkap serangga
Mencari serangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar